oleh

Kapolsek Medan Baru Pimpin PAM Unras Kantor Gubsu

-Medan-379 views

Medan (pewarta.co) – Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu SH SIK MH Selasa, (14/3/2018) sukses memimpin Penagamanan (PAM) aksi Unjuk Rasa (Unras) dua gelombang Unras di kantor Gubsu, Jalan Dinponegoro Nomor 30 Medan.
Dua elemen yang diamaksud ialah dari Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) pimpinan Johan Merdeka dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Peduli Transparan Sumut.

Loading...

“Personil pengamanan terdiri dari 24 Personil Polsek Medan Baru, 66 personil Sat Sabhara Polrestabes Medan, 100 Personil Sat Brimobda Sumut,” ujar Kompol Victor Ziliwu menjawab pewarta.co.

Lanjut diungkapkan Ziliwu, dalam aksinya, massa menuntut pemerintah untuk memperhatikan nasib abang betor, supir angkot beserta keluarganya yang sudah semakin menderita, laksanakan UU No 9 tahun 2017 secara murni dan konsekwen, lakukan peremajaan dan tetapkan secara permanen becak bermotor sebagai ICON Budaya dan ICON Wisata kota Medan, permudah abang betor dan supir angkot dan keluarganya sebagai penerima bantuan sosial.

“Setelah berorasi, 8 orang perwakilan massa aksi diterima di ruang rapat oleh Dinas Kominfo, Darwin Purba Sektaris Dishub Prov Sumut dan Plt Biro Pembangunan Saiful Bahri,” ungkap mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Medan ini.

Dari hasil kesepakatan, Victor menjelaskan, aspirasi massa aksi diterima dengan baik dan diteruskan kepada Gubsu serta Pihak Pemprov akan menyurati Walikota Medan sebagai bentuk tindak lanjut.

“Setelah massa aksi membubarkan diri, beberapa menit kemudian, elemen Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparan Sumut tiba di kantor Gubsu dengan jumlah massa sekitar 15 orang di bawah kordinator Sofyandi Lubis dan Toharuddin Harahap meminta Gubsu dan dinas pendidikan agar menunda pemilihan dewan pendidikan Sumut karena dianggap tidak transparan dan profesional serta memecat sekretaris team seleksi Drs Mahdi Ibrahim diduga arogan dan ilegal,” jelas orang nomor satu di Mapolsek Medan Baru ini.

Disebutkan Ziliwu, massa Aksi diterima oleh Plt Biro pembangunan Saiful Bahri dan Akan meneruskan aspirasi ini ke Gubsu untuk selanjutnya menyurati Dinas Pendidikan sumut.

“Usai diterima pewakilan Gubsu, massa meninggalkan kantor Gubsu dengan tertib dan PAM aksi berjalan tanpa ada kendala yang berarti,” sebut alumnus Akpol tahun 2004 ini. (red)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Loading...