oleh

Café Bar Medan Club Janji tidak Menyalahi Etika

-Medan-107 views

Medan (Pewarta.co)-Pengelola café bar Medan Club berjanji kepada Badan Kesejahteraan Mesjid (BKM) Agung tidak akan menyalahi etika.

Loading...

Baik itu menyangkut kenyamanan masyarakat sekitar maupun perundang-undangan terkait norma dan etika umum yang ada.

Pernyataan tersebut disampaikan pihak pengelola secara tertulis, ditandatangani langsung oleh presiden direktur perusahaan pengelola café bar di atas materai yang telah diterima pengurus BKM Mesjid Agung Medan.

Sekretaris BKM Mesjid Agung Medan, Hendra DS menjawab wartawan di Medan, Rabu (14/8/2019) membenarkan pihaknya telah menerima pernyataan tertulis dimaksud menyusul sebelumnya pihak BKM meminta klarifikasi kepada pengurus Medan Club terkait dugaan akan hadirnya lokasi hiburan malam di areal Medan Club, Jalan Kartini Medan.

Dugaan akan dibukanya lokasi usaha dalam bentuk hiburan malam di sekitar Mesjid Agung dimaksud berawal dari informasi Jamaah Mesjid Agung Medan.

“Pengurus BKM meminta klarifikasi kepada pengurus Medan Club dengan adanya informasi yang diperoleh akan dibukanya lokasi hiburan malam yang berada berdekatandengan  Mesjid Agung Medan,” ujar Hendra seraya menuturkan permohonan klarifikasi tersebut disampaikan langsung secara tertulis oleh BKM Mesjid Agung Medan pada 29 April 2019 lalu.

Sehubungan dengan itu, dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani Presiden Direktur PT Tren Industri Musik, Nursiang Wibowo selaku pemilik dan pengelola café bar tersebut menegaskan bahwa pihak mereka dalam operasionalnya adalah berupa restoran, café bar, live music dan musik DJ.

“Kami tidak akan melanggar Undang-undang dan etika menyangkut kenyamanan masyarakat setempat seperti kegiatan yang berkaitan dengan narkoba, kami tidak menyiapkan wanita penghibur dan kegiatan ini juga tidak berupa diskotik,” jelasnya dalam surat pernyataan tersebut.

Atas dasar itu, lanjutnya, pihak BKM Mesjid Agung Medan diharapkan tidak keberatan dengan adanya kegiatan usaha PT Trend Industri Music dimaksud.

Surat pernyataan bermateria tersebut ditandatangani Nursiang Wibowo tertanggal 7 Agustus 2019.

Menanggapi ini Hendra DS selaku Sekretaris BKM Agung yang juga anggota DPRD Medan mengemukakan akan menyampaikan hal ini kepada pengurus BKM.

Diakuinya, jawaban klarifikasi ini sudah lama mereka tunggu yakni sejak dimintai klarifikasi pada 29 April 2019 lalu. (ril)

Facebook Comments
Loading...