oleh

Ungkap Kasus Narkotika, Polres Sergai Amankan 4 Pengedar

-Hukum-150 views

Sergai (Pewarta.co)-Satres Narkoba Polres Sedangbedagai (Sergai) yang mengungkap kasus narkotika berhasil mengamankan empat pengedar sabu dari lokasi berbeda.

Loading...

Sedangkan seorang bandar berinisial U, pemasok barang haram terhadap keempatnya tengah dalam pengejaran.

“Para tersangka diamanakan berdasarkan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Sergai,” ujar Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos SIK MSi melalui Kasatres Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH menjawab pewarta.co, Senin, (1/4/2019).

Lebih lanjut dijelaskan mantan Wakapolsek Medan Barat ini, menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, pihkanya berhasil mengamankan Awaludin alias Awal (44) di kediamannya, Dusun III Desa Kesatuan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

“Berdasarkan ‘nyanyian Awal, kita berhasil mengamankan Beri Pramana alias Beri (25) warga Dusun III Desa Kesatuan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Tidak berhenti di situ, lanjut diterangkan Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini, Beri yang diinterogasi mengakui memperoleh barang haram tersebut dari Ramdani alias Dani (25) warga Dusun I Desa Lubuk Rotan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

“Pengakuan Ramdani, sabu tersebut dibelinya seharga 1 juta per gram dari Iswanto (31) warga dusun II desa Lubuk Rotan Perbaungan dan dijual kembali dengan keuntungan 200 ribu rupiah per gram,” terang Martualesi.

Dalam pemeriksaan, Martualesi menyebutkan, Iswanto mengaku mendapat pasokan sabu dari seorang pria berinisial U.

“Namun, ketika kita melakukan pengembangan, pemasok barang haram terhadap para tersangka itu tidak berada di tempat,” sebut orang nomor satu di Satres Narkoba Polres Sergai ini seraya mengatakan tengah melakukan pengejaran terhadap sang bandar.

Usai diamankan, para tersangka berikut barang bukti 12 paket sabu beserta uang tunai sebesar 110 ribu rupiah, bong, Honda Beat, Handphone, bambu dan kotak rokok langsung diboyong ke Mapolres Sergai untuk diproses.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Yo 132 Undang-undang RI Nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” pungkas mantan Kapolsek Kutalimbaru ini. (rks)

Facebook Comments
Loading...