oleh

Tangkap Mul Cs, Preman Berkedok Parkir di Jln AR Hakim Medan

-Hukum-319 views

Medan (pewarta.co) – Hingga kini, Mul Cs yang merupakan preman berkedok petugas parkir di sepanjang Jln AR Hakim tepatnya dari persimpangan Sukaramai hingga sampai Gang Langgar, belum juga ditangkap pihak yang berwajib.

Apalagi, aksi yang dilakukan Mul tersebut sudah makin berani dan sangat meresahkan. Mul Cs diketahui menerima setoran parkir yang berada di sepanjang Jln AR Hakim Medan.

Loading...

“Oknum preman berkedok tukang parkir tersebut sudah sangat meresahkan warga dan aksinya semakin berani dengan melawan petugas parkir dari Dishub Pemko Medan,” kata Chairum Lubis SH, Rabu (15/5/2019).

Lanjut dikatakan Wakil Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumut ini bahwa preman yang berkedok petugas parkir tersebut dilakukan Unyil, Amie dan Putra.

Chairum Lubis SH yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) media online pewarta.co ini menjelaskan bahwa preman berkedok petugas parkir tersebut sama sekali ilegal dan tidak ada tanda pengenal parkir.

“Jika mereka petugas parkir, harusnya mereka mempunyai bet atau tanda pengenal parkir. Tapi nyatanya mereka tidak mempunyai tanda pengenal sebagai petugas parkir dan tidak mempunyai Surat Perintah Tugas (SPT) parkir yang resmi,” ungkap Chairum Lubis SH.

Berarti, sambung Ketua LPM Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area ini bahwa apa yang mereka lakukan sama sekali tidak benar dan sudah melanggar aturan hukum.

“Hasil pungli dan parkir liar yang dilakukan Unyil, Amie dan Putra ini mereka setorkan kepada oknum preman bernama Mul yang sering mangkal di sekitar Pasar Sukaramai dan Gang Langgar dan dalam hal ini negara sudah dirugikan,” terang Chairum Lubis SH.

Untuk itu, Chairum Lubis SH meminta kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap para pelakunya dan diseret ke meja hijau.

“Sekali lagi saya tegaskan, agar aparat penegak hukum yang ada di Republik Indonesia ini untuk segera menangkap para pelaku pungli yang berkedok parkir liar ini yang aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat,” urai Chairum Lubis SH.

Informasi diperoleh pewarta.co menyebutkan, Unyil pernah ditangkap personel Polsek Medan Area, namun lantaran diduga ada intervensi dari salah satu Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Medan, akhirnya Unyil dilepaskan.

“Dia itu bang (Unyil) pernah ditangkap personel Polsek Medan Area, namun lantaran diduga ada intervensi dari salah satu Hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Medan, akhirnya Unyil dilepaskan bang. Karena sudah dilepaskan, ya Unyil melakukan aksinya kembali lah bang sebagai preman berkedok petugas parkir,” sebut seorang warga berinisial Ay. (Dedi/red)

Facebook Comments
Loading...