oleh

Satres Narkoba Polrestabes Medan Bekuk 2 Pengedar Sabu

-Hukum-471 views

Medan (Pewarta.co)-Satres Narkoba Polrestabes Medan membekuk dua pria pengedar narkotika jenis sabu dari lokasi berbeda.

Loading...

Kedua pengedar tersebut masing-masing bernama Jhoni Irawan (36) penduduk Jalan Garu lll Gang 11 Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas dan M Yunus (44) warga Jalan Tuba lV Gang Perintis VI Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Medan Denai.

Dari pengungkapan ini, petugas menyita barang bukti berupa 20 paket sabu seberat 3,59 gram dan 2,39 gram dari M Yunus.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK didampingi Wakasat Kompol Rahmad G Hasibuan mengatakan, penangkapan kedua pengedar narkoba itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan rumah kontrakan di Jalan Garu l Gang Cempedak yang disewa oleh Jhoni Irawan dijadikan tempat peredaran narkoba.

“Atas informasi tersebut anggota kami melakukan penyelidikan di Jalan Garu l Gang Cempedak. Beberapa saat kemudian rumah kontrakan itu kami lakukan penggerebekan. Saat dilakukan penggeledahan, dari kamar tersangka ditemukan 20 paket sabu seberat 3,59 gram, timbangan elektrik dan handphone,” ujar AKBP Raphael menjawab pewarta.co, Senin (16/7/2018).

Dijelaskan Raphael, saat diinterogasi, Jhoni mengaku sabu itu dibelinya dari M Yunus.

Selanjutnya, personil melakukan pengembangan dengan membawa Jhoni guna mencari keberadaan Yunus.

“Saat melintas di Jalan Garu lll Gang Pribadi, anggota kami berhasil meringkus M Yunus sedang duduk di atas sepedamotor yang diparkir di pinggir jalan. Saat digeledah, dari saku bajunya ditemukan satu paket sabu seberat 2,39 gram. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif,” jelas Raphael.

Kini, kedua tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Satres Narkoba Polrestabes Medan, sambil menunggu berkasnya dilimpahkan ke jaksa.

“Imbas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 juncto Pasal 122 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun,” tandas AKBP Raphael. (Dedi)

Facebook Comments
Loading...