Medan (Pewarta.co)-Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak meringkus dua begal sadis yang melukai korbannya.
Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir dan Kanit Reskrim Iptu MY Dabutar pada hari Sabtu, 11 Januari 2025.
Kedua pelaku berinisial FAN (19) dan SRS (24), ditangkap di lokasi berbeda setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan aksi begal tersebut.
Sementara, dua pelaku lainnya, T dan H, masih dalam pengejaran.
FAN dan SRS memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan mereka. SRS bertugas mencabut kunci kontak sepeda motor korban saat dihadang, sementara FAN mengancam korban dengan parang.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti Honda CBR hasil kejahatan, dua bilah parang, kaca spion, tiga baju dan celana panjang yang dibeli pelaku dari hasil penjualan motor curian.
Setiap pelaku mendapat bagian Rp1 juta dari hasil kejahatan tersebut.
Kapolsek Patumbak menjelaskan, setelah berhasil merampas sepeda motor korban, para pelaku langsung meninggalkan korban dan membawa kabur hasil kejahatan mereka.
“Sepeda motor curian telah dijual kepada seseorang yang kini sedang diselidiki polisi. Uang hasil penjualan digunakan untuk foya-foya, judi dan membeli pakaian,” ujar Kompol Faidir.
Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Dijelaskan Kompol Faidir, penangkapan ini menjadi bukti keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas aksi kejahatan begal di wilayah Patumbak.
“Kita dari Polsek Patumbak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segera setiap kejadian kriminal,” kata Kompol Faidir. (Dedi)