oleh

Pungli Pengemudi Truk, Ketua OKP Ditangkap Polsek Kutalimbaru

-Hukum-764 views

Deliserdang (Pewarta.co)-Seorang oknum  ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) berinisial SG (63) ditangkap personel Tim Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Kutalimbaru.

Loading...

Sebelum ditangkap Tim Pegasus, pria uzur warga Dusun III Gelugur Kuta, Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang  melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap pengemudi truk bernama OB Sihombing (49) di kawasan Jalan Gelugur Rimbun, Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Senin, (16/7/2018).

Dari kasus ini, petugas menyita barang bukti uang tunai sebesar 10 ribu rupiah dan empat lembar kwitansi berstempel OKP yang diketuainya.

Sedangkan pelaku terancam hukuman 8 tahun penjara karena terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 368 KUHPidana tentang pemerasan.

Penangkapan tersangka dipimpin langsung oleh Kapolsek Kutalimbar, Kompol Martualesi Sitepu SH MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Amir Sitepu.

“Korban menuturkan bahwa ia sudah dua kali menjadi korbaan pungli yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Reskrim, Iptu Amir Sitepu menjawab pewarta.co.

Dijelaskan Martualesi, pelaku setiap harinya menjalankan aksi serupa denghan sasaran pengemudi truk pengangkut barang.

“Sesuai hasil pemeriksaan, tersangka mengakui dirinya kerap melakukan Pungli di lokasi tersebut,” jelas mantan Wakapolsek Medan Barat ini.

Selain itu, orang nomor satu di Mapolsek Kutalimbaru ini menegaskan, sesuai perintah Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi untuk memberantas segala bentuk Pungli yang meresahkan warga masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Kasus pungli menjadi prioritas utama jajaran Polsek Kutalimbaru.  Sebab sebelumnya, pada tanggal 31 Mei 2018 seorang pelaku pungli bernama Imran Perangin-angin dengan barangbukti uang tunai 5 ribu rupiah ditangkap. Sedangkan pada tanggal 13 Juni 2018 Tora Sembiring dengan barang bukti 10 ribu rupiah,” tegas Martualesi.

Namun sayang, korban saat itu enggan membuat laporan ke polisi sehingga terhadap pelaku hanya dilakukan pembinaan.

“Terhadap kedua pelaku yang ditangkap atas kasus yang sama hanya dilakukan pembinaan karena korban enggan membuat laporan,” imbuh mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini.

Maka dari itu, Martualesi mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban pungli untuk segera melaporkannya kepada Polsek Kutalimbaru.

Diimbau kepada setiap sopir atau warga masyarakat lainnya di wilayah Kecamatan Kutalimbaru yang mengetahui praktek Pungli dan sejenisnya untuk menghubungi Kapolsek Kutalimbaru di Nomor 08126345618,” imbaunya seraya mengatakan kepada masyarakat untuk tidak takut melaporkkan aksi kejahatan tersebut.

Karena, Martualesi menyebutkan, Presiden Jokowi sendiri sudah menginstruksikan penertiban terhadap aksi pemalakan sopir setelah menerima kehadiran para pengemudi pada tanggal 8 Mei 2018 di Istana Negara.

“Oleh sebab itu, kami jajaran Polsek Kutalimbaru mengingatkan para kepala desa Perpanden, Sampe Cita, Lau Bekeri dan Sawit Rejo untuk mengingatkan warga atau ormas yang melakukan pungli dan sejenisnya. Karena sebelumnya, pada saat rapat rapat koordinasi, hal tersebut sudah saya sampaikan tetapi kenyataannya hingga saat ini praktek pungli masih berjalan,” sebutnya.

Begitupun, kata Martualesi, pihaknya akan menertibkan praktek Pungli.

“Saya pastikan, praktek pungli dan sejenisnya di wilayah Kutalimbaru akan kami tertibkan,” tandasnya. (rks)

Facebook Comments
Loading...