oleh

Polrestabes Medan Tembak 3 Penjahat Sadis Resahkan Warga, “Warga Ucapkan Terimakasih

Medan (pewarta.co) – Tim Serse Unit Pidum Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pembongkaran rumah yang belakangan ini meresahkan masyarakat, menyusul ditangkapnya tiga komplotannya.

Penangkapan terhadap ketiga penjahat itu langsung dipimpin Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kasar Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH, Kanit Pidum, Iptu Husien, SH, SIK dan Panit, Ipda Toto.
Namun ketika hendak dilakukan penangkapam ketiga tersangka berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri.

Loading...

Meskipun sudah diberikan tembakan peringatan keudara berapa kali, namun ketiga tersangka tidak mengindahkan tembakan tersebut. Sehingga polisi dengan terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur kearah kakinya.
Untuk mendapatkan perawatan intensif, ketiga tersangka dilarikan ke RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Ketiga tersangka adalah Johannes Pakpahan (24) warga Jalan Elang II, Perumnas Mandala, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Pokki Sinaga (25) warga Jalan Selambo, dan Torris Marisi Simamora (22) warga Jalan Panglima Denai.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP.Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH.kepada pewarta.co, Senin (17/6/2019) mengatakan, ketiga tersangka merupakan residivis terlibat kasus pencurian spesialis bongkar rumah.

“Para tersangka ditangkap karena membongkar rumah milik Hendri Winardi (35) di Jalan Brigjen Hamid Medan,”ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH.

Dijelaskan Putu, ketiga tersangka dikenal sangat sadis saat melancarkan aksinya, karena pelaku tak segan-segan melukai warga dan para korbannya yang memergokinya.

Sebelum beraksi , ketiga pelaku berkeliling mengincar rumah yang ditinggal pergi pemilik. Setelah barang-barang dirumah itu berhasil dikuasai, para tersangka langsung melarikan diri.

“Ketiganya ditangkap atas laporan korbannya bernama Hendri Winardi yang mengaku rumahnya telah dibobol kawanan penjahat,” jelasnya.

Selain menangkap ketiga tersangka, lanjutnya, pihaknya juga mengamankan barang bukti uang kontan, dompet, laptop, handphone, obeng, tang, linggies dan kunci pas.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Barat itu menerangkan, dari hasil pemeriksaan ketiga tersangka merupakan residivis spesialis kasus bongkar rumah.

Bahkan tambah Putu, tersangka Johannes sebelumnya pernah ditembak petugas dalam kasus yang sama.
Menurut Kasat, ketiga tersangka dijerat Pasal 363 KHUPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara. Ketiga tersangka terancam di hukum penjara selama tujuh tahun,”ungkapnya .

Ucapkan Terimakasih

Sementara sejumlah warga yang tinggal di Kota Medan mengucapkan terimakasih kepada Petugas Reskrim Polrestabes Medan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH dan Kanit Pidum, Iptu Husien, SH, SIK yang bersama anggotanya berhasil menangkap ketiga pelaku pembongkaran rumah itu,” kata Pirman warga Jalan Brigjen Hamid Medan.

Hal senada juga dikatakan Wati warga Perumnas Mandala dan Tety warga Perumnas Helvetia.

“Mereka sangat resah dengan aksi pembongakaran rumah yang terjadi di Kota Medan. Namun begitu pelakunya sudah ditangkap, mereka sudah tidak merasa resah lagi.

Untuk itu, mereka mengucapkan terimakasih kepada Tim Serse Unit Pidum Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SH, SIK, MH, Kanit Pidum, Iptu Husien, SH, SIK dan Panit Pidum, Ipda Toto, SH.yang telah berhasil menangkap ketiga tersangka. (lubis/red)

Facebook Comments
Loading...