oleh

Pegasus Patumbak Gagalkan Pengiriman 10 Kilogram Ganja 

-Hukum-392 views

Medan (Pewarta.co)-Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Patumbak menggagalkan pengiriman 10 kilogram ganja kering asal Aceh.

Loading...

Barang haram tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Lampung menggunakan bus ALS, Kamis (1/11/2018).

Ganja kering seberat 10 kilogram itu disita polisi dari seorang kurir berinisial MS alias Rian (16) warga asal Aceh.

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK didalampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE MH mengatakan, penangkapan kurir ganja ini bermula dari laporan masyarakat tentang adanya pengiriman paket ganja menggunakan bus ALS dengan tujuan Lampung.

Mendapat kabar itu, Polsek Patumbak melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan kurir berikut barang buktinya.

“Pelaku kita amankan saat turun dari becak bermotor (betor) di depan loket bus ALS, Jalan Sisingamangaraja KM 6,5 Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas. Saat diperiksa, polisi menemukan 10 kilogram ganja kering yang disimpan dalam koper warna hitam merek Pologen yang tersusun rapi,” kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK dalam siaran persnya yang diterima pewarta.co, Kamis (1/11/2018).

Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap bandar besarnya berinisial Can yang juga merupakan warga aceh.

“Barang haram itu didapatnya dari Can warga asal Aceh yang saat ini masih kita kejar. Sedangkan untuk tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tandas orang nomor satu di Polsek Patumbak ini.

Baru Pertama Kali Menjadi Kurir

Sementara itu, tersangka kepada polisi mengaku baru pertama kali menjadi kurir ganja karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Baru kali ini saya jadi kurir ganja dan dijanjikan upah Rp500 ribu jika berhasil membawa ganja itu ke Lampung. Saya baru dikasih ongkos Rp350 ribu,” kata tersangka. (Dedi)

Facebook Comments
Loading...