oleh

Pasangan Kekasih dan Emak-emak Ditangkap Polisi

-Hukum-92 views

Medan (Pewarta.co)-Pasangan kekasih dan seorang wanita dengan julukan Emak Ayam ditangkap Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut Seituan.

Loading...

Seuluruhnya ditanyakan pada hari, Selasa 10 September 2019 di Jalan Kamboja, Tanah Garapan Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Pasalnya, mereka terlibat melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) sepeda motor dan sebagai penadah hasil kejahatan.

Pasangan kekasih itu ialah Ananda Praditya Utama alias Nanda Black (25) warga Jalan Datuk Kabu Pasar III Kecamatan Medan Denai dan Silvia Khairani alias Mbak Vee (21) warga Perumnas Mandala, Jalan Kenari XIV Nomor 565 Kelurahan Kenangan Kecamatan Percut Seituan.

Tersangka Nanda Black terpaksa ditembak di kedua kakinya karena mencoba melakukan perlawan dengan cara mendorong petugas untuk melarikan diri.

Sedangkan penadahnya ialah Juwita alias Emak Ayam (50) warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Percut Seituan.

Penangkapan sepasang pelaku curas dan penadah motor curian tersebut dibenarkan Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo SH SIK MH, Rabu (11/9/2019).

“Ketiga tersangka diamankan berdasarkan laporan ketiga korbannya ke Polsek Percut Seituan No : LP/2279/VIII/2019/SPK/Percut Seituan tanggal 27 Agustus 2019 atas nama Haris Sulistianto, No LP : 2216/K/VIII/2019/SPK Percut Seituan, tanggal 21 Agustus 2019 atas nama Andre Pratama dan No LP : 1929/K/2019/SPKT Percut Seituan, tanggal 18 Juli 2019 atas Sugianto,” kata Kompol Aris Wibowo SH SIK MH.

Sedangkan ketiga korban adalah Haris Sulistianto (21) warga Jalan Denai Gang Drum No.1A Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Denai, Andre Pratama (24) warga Jalan Mandala By Pas Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Medan Denai dan Sugianto (39) warga Jalan Perbatasan Kelurahan Lubuk Pakam Kecamatan Lubuk Pakam.

Dijelaskan Kapolsek, korban Haris Sulistianto melaporkan bahwa Honda Beat warna hitam plat BK 4219 AEY dan satu unit handphone miliknya telah dirampok tersangka pasangan kekasih.

“Awal perkenalan korban dengan pelaku diawali dari catingan messenger facebook. Rabu (27/8/2019) sekira 20.30 WIB, korban bertemu dengan Silvia Khairani dekat Cafe Lina di Jalan Kamboja Tanah Garapan Kecamatan Percut Seituan,” ungkap Kompol Aris.

Selanjutnya, pada saat mau membonceng Silvia, korban dihadang Nanda Black yang langsung memukul kepala korban dengan martil sebanyak 3 kali dan memukul wajah korban serta merampas motor dan handphone korban.

“Usai menganiaya dan merampas harta benda korban, selanjutnya pasangan kekasih ini meninggalkan korban begitu saja. Korban berlari meminta tolong kepada masyarakat yang melintas dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Seituan agar pelaku dapat ditangkap dan diproses hukum,” beber Kompol Aris.

Dijelaskan Kapolsek bahwa tersangka Nanda Black sudah 21 kali beraksi mencuri dan merampok sepeda motor milik korbannya di wilayah hukum Polrestabes Medan dan Polres Deliserdang.

“Dari ketiga tersangka, Tim Pegasus menyita barang bukti satu martil, helm gojek, sepeda motor RX King, handphone Xiomi dan samsung lipat serta satu untai kalung. Imbas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 365 dan Pasal 480 KUHPidana tentang pencurian dan penadah barang hasil curian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Kompol Aris Wibowo SH SIK MH. (Dedi)

Facebook Comments
Loading...