oleh

Mahasiswa UIN Minta Polrestabes Tutup Kafe Duku

-Hukum-47 views

Medan (Pewarta.co)-Sejumlah mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) meminta Polrestabes Medan menutup Kafe Duku.

Loading...

Permintaan tersebut disampaikan Mahasiswa UINSU saat menggelar aksi unjuk rasa di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Nomor 1 Medan, Jumat (13/9/2019).

Pada demo yang disebut sebagai aksi Jumat Berjihad itu, mahasiswa menuding kafe yang terletak di kawasan Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang tersebut merupakan tempat maksiat.

Koordinator aksi, Yudhi William Pranata, dalam orasinya mengatakan, nama Provinsi Sumatera Utara khususnya Medan yang mulai harum tercoreng karena hadirnya tempat maksiat dan tempat ‘ruangan hitam’ secara terang-terangan.

Menurutnya, Kafe Duku yang terletak di Bumi Deliserdang ini jelas berdampak negatif merusak masa depan bangsa.

Katanya, Kafe Duku dengan vulgarnya menistakan harkat dan martabat kaum wanita bahkan melakukan pelecehan di tempat umum.

“Maka dari itu, sebagai sosial kontrol kami akan terus menyuarakan permasalahan ini dalam bentuk aksi damai dengan pernyataan sikap. Kami minta Kapolsek Kutalimbaru dan Kanit Reskrimnya dihadirkan untuk menjelaskannya kepada kami,” tegasnya.

Selain itu, dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa mendesak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi agar bijaksana dalam menindak secara permanen Kafe Duku yang diduga secara terang-terangan menistakan harkat dan martabat kaum perempuan.

Kemudian, massa juga meminta Kapolrestabes Medan untuk secara rutin melakukan razia di kafe yang disinyalir sebagai tempat peredaran narkoba.

“Kita lihat saja kasus sebelumnya di mana adanya pengunjung yang mengalami OD (over dosis) di tempat tersebut,” ujarnya.

Ketiga, lanjutnya, meminta kepada Ketua MUI Sumut agar bertindak secepatnya untuk ikut serta dalam mendesak pihak pemerintah terkait untuk menyikapi Kafe Duku yang diduga sarang maksiat dan sarang narkoba.

Keempat, mendesak PLN Sumut agar memutuskan akses aliran listrik di Kafe Duku yang disinyalir tidak memiliki dokumen-dokumem jelas.

“Yang kelima, kami meminta BNN Sumut agar lebih proaktif dalam melakukan razia rutin di Kafe Duku dan segera mengusut secara intens terkait korban yang over dosis pada pekan lalu,” tegasnya.

Tidak lama menyampaikan orasinya di Mapolrestabes Medan, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (Dedi)

Facebook Comments
Loading...