oleh

Kapolsek Delitua Jenguk Korban Penganiayaan, Tersangka Lima Orang Terlibat Narkoba

Medan (pewarta.co) – Kapolsek Delitua Kompol Efianto jenguk korban penikaman dan penganiayaan  lima orang tersangka terlibat narkoba di RS Abdul Malik jalan Imam Bonjol. Kapolsek Deitua yang tiba sekitar jam 11:00 WIB langsung mengecek keadaan korban dan mengambil keteranganya.

Loading...

Kejiadin bermula ketika   Hervin Nasution (48), seorang wartawan lokal yang tengah menginvestigasi para tersangka bandar ini sejak lama, hingga akhirnya mengetahui siapa saja  jaringannya dan memetakan pergerakan bisnis narkoba. Merasa sudah tahu banyak soal jaringan narkotika ini, korban kemudian mencoba membisikkannya kepada seorang pria yang dikenal sebagai kibus Polsek Deli Tua yang bernama Adi Tatoo dan seorang personel polisi setempat.

“Sebenarnya sudah lama insvestigasi saya di situ, sampai saya tahu mana-mana saja jalurnya dam siapa-siapa pemainnya. Sampai pada berkesimpulan, saya harus ambil tindakan. Dan yang paling tepat saya pikir, ya kerjasama sama Polsek Delitua dan sama si Adi Tatoo, dan waktu itu saya tidak pikir macam-macam,” ujarnya.

Namun usahanya tidak membuahkan hasil yang baik. Ia malah mengalami penganiayaan dari para pelaku.

” Aku nggak tau bang kok ada sama para pelaku, rekaman pembicaraan antara aku dengan si Adi Tatto lewat telepon, pasti si Adi Tatto yang ngerekam trus dikasihnya sama para pelaku,” pungkas korban menceritakan kejadian yang menimpanya.

Tepatnya di Jalan Brigjend Katamso gang Perbatasan Kelurahan Titi Kuning, Medan johor, Minggu (28/4/2019) dini hari, dirinya dianiaya hingga mengalami sejumlah luka tusuk akibat dianiaya lima orang tersangka penyalah gunaan narkotika di lokasi  judi.

Beruntung nyawanya diselamatkan oleh seorang anggota TNI yang langsung melarikanya ke Rumah Sakit Abdul Malik milik TNI AU Jalan Imam Bonjol.

Saat ini korban sedang menjalani perawatan medis. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka tikam di paha kaki kiri dan di kepala serta bahu kanannya patah akibat di injak-injak para pelaku.

Menurut keterangan korban di rumah sakit, ia sangat mengenali empat dari lima pelaku yang menganiayanya. Para pelaku merupakan komplotan dari Wira, Cs warga Gang Sepakat, Delitua yang merupakan bandar narkoba. Komplotan ini beranggotakan lelaki dengan inisial: Nenggolan, Gebok dan Jhony.

Selain mengalami luka tusuk dan bahu patah, korban juga kehilangan barang berupa satu unit ponsel Nokia dan satu jam tangan dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio.

“Kepala saya dipukul pakai softgun dan dicelurit. Kaki saya ditikam pisau sedang bahu saya patah karena diremukkan para pelaku,” terang korban.

Saat ditanyakan awak media tentang langkah apa yang akan diambil terhadap kasus ini, Kapolsek Delitua mengatakan pihaknya sudah melihat korban di rumah sakit AURI. Ia juga mengatakan akan memburu kelima tersangka dan menjebloskannya ke penjara.

“Ya, pasti kita buru lima-limanya dan akan kita jebloskan ke penjara namun sampai saat ini korban atau keluarganya belum membuat laporan resmi pada kami,” pungkas Kapolsek Deli Tua. (red)

Facebook Comments
Loading...