oleh

Ditreskrimum Polda Sumut Bekuk 2 Perampok dan Jambret

-Hukum-102 views

Medan (Pewarta.co)-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) membekuk dua perampok dan jambret, Senin, (5/8/2019).

Loading...

Kedua bandit jalanan, masing-masing Yogi (36) warga Jalan Pertempuran, Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat dan Leonardo (23) warga Jalan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Sunggal ini dibekuk Ditreskrimum Polda Sumut setelah belasan kali beraksi merampok dan menjambret di wilayah hukum Polda Sumut, khususnya Polrestabes Medan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didampingi Wadir Krimum, AKBP Donal Simanjuntak, Kasubdit lll/Jahtanras, AKBP Maringan Simanjuntak dan Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan menyampaikan, dari kedua pelaku ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa, 5 unit sepeda motor (1 dibeli dari hasil kejahatan), 7 handphone, 9 dompet, 2 buah helm, 10 STNK, dan 16 tas wanita.

“Kedua pelaku diamankan dari rumah (safe house) tersangka Leonardo di Perumahan Lestari Sei Mencirim Deliserdang, tak lama setelah melakukan aksinya,” ungkap Andi Rian dalam siaran persnya di Gedung Ditreskrimum Polda Sumut.

Andi Rian menjelaskan, pengungkapan kasus ini hanya dalam kurun waktu sepekan terakhir.

Ia menyebutkan, sebelum keduanya ditangkap, pihaknya terlebih dahulu menerima beberapa laporan masyarakat, sehingga pada 31 Juli 2019 dilakukan penyelidikan.

“Dari sejumlah korban, ada sekitar 5 orang yang membuat laporan ke kita (polisi),” jelasnya.

Namun begitu, Andi Rian mengatakan, saat diperiksa, pelaku mengaku baru 7 kali beraksi.

Namun Andi Rian mengaku pihaknya meragukannya, sebab barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku sangat banyak, bahkan nilainya ditaksir hingga mencapai Rp 20 juta.

“Karenanya, bagi ada yang merasa pernah jadi korban, agar dapat melaporkan ke kita. TKP mereka antara lain khususnya di wilayah Medan Sunggal,” terangnya.

Selain itu, Andi Rian mengaku, dalam melakukan aksinya, kedua pelaku juga beberapa kali sampai membuat korbannya luka-luka, baik terjatuh atau terseret.

Namun untuk korban jiwa, ia menyebutkan, hal itu masih sedang mereka dalami.

“Untuk itu, atas perbuatannya, terhadap kedua pelaku akan dipersangkakan dengan pasal 365 ayat 1 juncto Pasal 363 ayat (3) KUHPidana,” pungkasnya. (Dedi)

Facebook Comments
Loading...