oleh

Diduga Melakukan KDRT, Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

-Hukum-491 views

Batubara (Pewarta.co)-Diduga melakukan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), seorang oknum Kepala Desa (Kades) Bulan-bulan Batubara dilaporkan ke Polisi.

Loading...

Hal tersebut menandakan bahwa KDRT tidak hanya dilakukan masyarakat awam, akan tetapi oknum pengayom masyarakat juga sudah mulai ikut ‘tertular’.

Oleh karenanya, dugaan KDRT yang dialami tersebut dilaporkan oleh Nurmayasari (27), yang tak lain adalah istri dari  oknum Kades berinisial MA.

Kepada sejumlah wartawan, Nurmayasari (27) membeberkan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Rabu 11 Juli 2018 sekitar pukul 11.30 WIB, di kantor Dinas Perikanan, Desa Perupuk Batubara.

Saat itu MA mendatangi Maya yang sedang bertugas dengan nada emosi.

MA marah-marah dan merampas HP korban lalu dibantingkan ke lantai.

Meski korban berupaya melerai emosi suaminya namun tak berhasil.

Tak sampai di situ, bak orang sedang ‘kesurupan’ MA mengambil gelas dari atas meja lalu dibantingkannya ke lantai.

Gelas itu pecah dan pecahannya melukai tangan korban hingga berdarah.

Kala itu, Maya tak mengira kalau MA tega berlaku kasar.

Padahal saat itu, beberapa pegawai dinas (teman sekantornya) menyaksikan perlakuan kasar MA kepada dirinya.

Tak terima atas perlakuan suaminya tersebut,  Maya akhirnya membuat pengaduan ke Polres Batubara diterima oleh Aiptu BT Damanik dengan STBL No 146/VII/2018/Polres Batubara, tanggal 11 Juli 2018.

Diakui Maya, tindak penganiayaan terhadapnya sudah berulang-ulang dilakukan MA.

Sebelum kejadian itu, Maya mengaku pernah diseret-seret MA keluar dari mobil rombongan teman-teman yang akan pergi rekreasi.

“Tidak cuma diseret, aku juga dianiaya. Kalau kami bertengkar suamiku kerap memukul. Aku sudah tidak tahan lagi hidup bersamanya dan aku bertekat untuk berpisah”, tegas wanita yang mengaku sudah dua tahun menjadi istri Kades itu.

Menurut Maya, sejak dilaporkan hingga kini prosesnya masih jalan di tempat.

Sebab, belum terlihat efek hukum bagi terlapor.

Dia berharap, pihak kepolisian segera memproses laporannya guna meminta pertanggungjawaban MA secara hukum.

Plt Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Herry Tambunan melalui Kanit PPA Bripka Dian Novita Sari, dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan laporan tersebut.
Menurut Dian, kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi guna diambil keterangan yang nantinya disertai hasil visum.

Selanjutnya akan dilakukan gelar untuk mendudukan status perkaranya.

“Ya, benar. Besok saksi-saksi akan kita periksa”, ujar Kanit.

Sementara itu, oknum Kades berinisial MA hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi.

Padahal, yang bersangkutan telah dihubungi melalui telepon selulernya. (ril/rks).

Facebook Comments
Loading...