oleh

Buat Resah Pengemudi Truk, Jupri Ditembak Pegasus Kutalimbaru

-Hukum-308 views

Kutalimbaru (Pewarta.co)-Zulkifli Simbolon alias Jupri (31) penduduk Delitua Kuta, Kecamatan Delitua ditembak Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Kutalimbaru.

Loading...

Pasalnya, pria pengangguran yang merupakan Resedivis kasus pencurian dan penganiayaan ini kerap meresahkan pengemudi truk yang melintas di wilayah hukum Polsek Kutalimbaru.

“Tersangka adalah seorang residivis dan sudah dua kali menjadi warga binaan di Rutan Lubukpakam atas kasus pembacokan dan di Rutan Pancurbatu kasus curanmor,” ujar Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu SH MH menjawab pewarta.co, Senin, (30/7/2018).

Tersangka, lanjut Martualesi menjelasakan, dalam melakukan aksinya dikenal  sangat beringas.

“Tersangka dalam beraksi meminta uang cukup beringas dengan menggunakan Kelewang. Hal itu diketahui dari rekaman vidio  yang sempat viral di media sosial ketika pelaku memeras Herlianto Sembiring pada hari Jumat 20 Juli 2018 lalu ketika melintas di desa Gelugur Rimbun membawa ayam menuju ke Medan,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini.

Saat itu, Martualesi mengungkapkan, pelaku bersama rekannya yang saat ini tengah diburon meminta dengan paksa uang sebesar 30 ribu rupiah kepada pengemudi truk tersebut.

Namun karena korban hanya memberikan uang sebesar 20 ribu rupiah, pelaku berang dan menghentikan truk korban.

“Hal yang sama juga dialami Rahmat Hidayat ketika melintas di lokasi. Truk yang dikemudikan warga Tembung ini dirusak oleh pelaku ketika korban yang dimintai uang sebesar 100 ribu rupiah mencoba tancap gas meninggalkan para pelaku,” ungkap orang nomor satu di Mapolsek Kutalimbaru ini.

Selanjutnya, Martualesi menyebutkan, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Medan Baru.

Petugas yang menindaklanjuti laporan tersebut berhasil menangkap pelaku di Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera Blok N Desa Lau Bekeri, Kecmatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

“Pelaku ditangkap siang tadi sekitar pukul 14.00 wib. Namun karena melakukan perlawanan saat berupaya kabur, petugas langsung menembaknya setelah tembakan peringatan tidak diindahkan,” sebut mantan Wakapolsek Medan Barat ini.

Usai diamankan, kata Martualesi, pelaku berikut barang bukti Kelewang langsung digelandang ke Mapolsek Kutalimbaru untuk diproses.

“Imbas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 368 KUHP dan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang menguasai alat penusuk tanpa hak dengan ancaman hukuman di atas 5 Tahun penjara,” tandasnya. (rks).

Facebook Comments
Loading...