oleh

Zulkifli Tanjung : Kinerja Irjen Pol Agus Patut Diapresiasi

Medan (Pewarta.co)-Menjelang 100 hari kerja, dukungan, apresiasi terhadap Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH memimpin Polda Sumut terus berdatangan.

Kali ini, hal tersebut disampaiakn pemerhati Kepolsian, Zulkifli Tanjung.

Menurutnya, Kapolda Irjen Agus Andrianto, patut diapresiasi oleh masyarakat karena ketegasannya, terlebih lagi jika itu terkait dengan persoalan masyarakat dan orang banyak.

“Kinerja Agus Andrianto ini sebagai Kapolda Sumut pantas diacungi jempol. Sebab, jika sudah menyangkut kepentingan orang banyak, tak ada kata kompromi. Itulah Irjen Pol Agus Andrianto, Kapolda Sumut,” ujar Zulkifli, Selasa, (23/10/2018).

Dijelaskannya, banyak yang tidak menyangka dengan apa yang dilakukan Irjen Pol Agus.

“Gebrakannya bikin banyak orang tercengang, dan menguntungkan rakyat banyak. Apa yang dilakukannya adalah hal yang tidak pernah dilakukan oleh Kapolda sebelumnya,” jelas Zulkifli Tanjung yang mengaku telah mengenal Irejen Pol Agus sejak masih Perwira Menengah (Pama).

Selain itu, Jurnalis senior di Sumatera Utara ini mengungkapkan, Irjen Pol Agus merupakan salah satu perwira Polri yang berprestasi.

“Jika saya boleh membandingkan, beliau ini (Kapoldasu) prestasi nyaris sama dengan Sutanto, hanya persoalan yang dihadapi saja yang berbeda. Keduanya sama-sama mengerjakan prestasi yang tak pernah dikerjakan oleh yang lain,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Zulkifli, jika betul-betul ingin menciptakan kondusifitas, berkerja di Sumut memang harus keras dan tegas.

“Oleh sebab itu, Irjen Pol Agus Agus Andrianto adalah karakter yang sangat pas. Sebab mantan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Mabes Polri ini sangat lembut, apalagi kepada kaum lemah. Akan tetapi di sisi lain, Alumnus Akpol Tahun 1989 ini sangat tegas kepada para pelaku kejahatan,” tandasnya.

Banyak Kasus Diungkap dengan Gaya Humanis

Hal senadan disampaiakan akademisi sosial politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Arifin Saleh Siregar.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Politik UMSU ini mengatakan, belum 100 hari dilantik sebagai Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, telah membuktikan kinerjanya. Banyak kasus-kasus besar diungkap dengan gaya humanis tapi sangat tegas.

“Kehadiran Irjen Agus Andrianto benar-benar membuat masyarakat sangat diayomi dan dilayani dengan sangat baik,” kata Dr Arifin Saleh Siregar.

Arifin mengungkapkan, sejak dilantik sebagai Kapolda Sumut pada 20 Agustus 2018 lalu, Irjen Pol Agus sukses menyelesaikan tugas-tugas besar.

“Ini bukan pencitraan. Tapi benar-benar kerja cerdas dan kerja keras, efeknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Arifin.

Disebutkannya, apa yang dilakukan Irjen Pol Agus bukan hanya kerja-kerja kepolisian atau persoalan penegakan hukum semata.

Namun lebih dari itu, juga telah membantu kerja-kerja Pemprov Sumut dan Pemko Medan serta Pemkab/Pemko lainnya di Sumatera Utara.

“Contoh kecil, gimana Kapolda membantu Pemko Medan memberantas habis reklame ilegal yang selama ini berdiri kokoh di jalanan Kota Medan. Bahkan pos polisi yang ada ada di trotoar pun dibongkar, kerja inilah yang selama ini tak mampu dilakukan Pemko Medan,” sebutnya.

Mantan aktivis dan Ketua IMA Tapsel USU ini menuturkan, Irjen Agus sangat humanis, ‘memanusiakan’ rakyat kecil yang selama ini jadi kaum marjinal.

Mulai tukang becak, bilal mayat, marbot mesjid hingga nelayan dibantu, diperhatikan dan diayomi.

“Tak heran, di mana pun Irjen Agus datang berkunjung. Ia selalu dielu-elukan masyarakat kecil. Mulai dari Medan, Sergai, Batubara, Tanjungbalai, Tapteng, Sibolga hingga ke Tapsel. Masyarakat benar-benar merasakan memiliki pemimpin yang benar-benar melindungi mereka,” tuturnya.

Dari sisi penegakan hukum, Irjen Agus terkenal sangat tegas, namun santun dan lembut. Tindakan tegas hanya dilakukan bila pendekatan humanis tak mempan.

“Coba kita hitung, sudah berapa pelaku kejahatan yang ditindak tegas, katakanlah ditembak mati sejak Irjen Agus menjadi Kapolda Sumut. Mulai penembakan mati bandar narkoba, teroris hingga pelaku pembunuhan satu keluarga di Tanjungmorawa kemarin. Ini benar-benar memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan. Secara sosial, lagi-lagi masyarakat merasa sangat terlindungi,” imbuhnya.

Selain itu, kata Arifin, tindakan tegas namun humanis ini pun dilakukan seluruh Polres jajaran. Sebab, banyak pelaku kejahatan jalanan atau premanisme di daerah-daerah yang berhasil ditumpas habis. Mereka tak punya ruang lagi untuk melakukan aksi kriminalnya,” imbuhnya.

“Saya tak bermaksud memuji. Saya bicara fakta yang saya lihat. Apa yang dilakukan Irjen Agus, kinerjanya benar-benar melampaui tugas-tugas Kapolda-kapolda sebelumnya. Makanya saya bilang, Irjen Agus ini adalah sejarah bagi Sumatera Utara,” tandasnya.(rks/net)

Facebook Comments

News Feed