oleh

RDP Pedagang Aksara Batal Digelar, Dame Duma: Jangan Bertela-tele

Medan (Pewarta.co) -Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Medan terkait permasalahan pedagang eks Pasar Aksara Medan yang rencananya dilaksanakan Selasa (25/9/2018) terpaksa batal digelar. Pasalnya, pihak Pemko Medan yang diundang tidak menghadiri rapat tersebut.

Menanggapi ini, anggota Komisi C DPRD Medan dari Fraksi Gerindra, Dame Duma Sari Hutagalung, SE sangat menyayangkan tidak hadirnya perwakilan Pemko Medan seperti Kepala Bapeda Kota Medan, Kabag Asset, Kepala BPN Medan serta Kabag Hukum. Padahal rapat ini untuk membahas keinginan pedagang eks Pasar Aksara korban kebakaran untuk memakai lahan eks Aksara Plaza untuk berjualan sementara.

“Kami Komisi C, telah sepakat untuk memberikan rekomendasi kepada pedagang eks pasar Aksara untuk berjualan di lahan eks Pasar Aksara Medan. Persoalan pasar Aksara kami minta jangan bertele-tele,” ujar Duma usai batalnya rapat tersebut.

Ditambahkan Duma lagi, bahwa selaku anggota Komisi C, dia kurang setuju jika pedagang dipindahkan kesana-kemari. Sementara di wilayah lokasi pasar Eks Aksara Plaza sangat banyak gedung pertokoan dan rumah-rumah warga, sehingga diragukan lokasi eks Pasar Aksara akan dibangun tempat jalur Mass Rapit Transit (MRT).

“ Sampai saat ini tidak jelas pembangunan apa yang akan dibangun di lokasi lahan eks Aksara Plaza tersebut. Kita harus tegas, kita buat rekomendasi agar pedagang bisa segera diberikan tempat berjualan sementara di lahan eks Aksara Plaza,” tegas Duma.

Duma berharap, agar Pemko Medan tidak menjadikan pedagang pasar Eks Aksara Plaza mainan pengusaha, sebab, para pedagang tersebut berjualan hanya untuk mempertahankan hidup keluarga dan sejengkal perut.

“Jika tidak ada kepastian tempat bagi para pedagang sebaiknya mereka berjualan saja di halaman kantor Walikota Medan,” tutup Duma serius. (Dik/red)

Facebook Comments

News Feed