oleh

Polsek Medan Baru Problem Solving Pertikaian Mahasiswa, Kompol Martuasah: Tindakan Mediasi UntuK Menciptakan Situasi Kondusif

Medan (pewarta.co) – Pertikaian yang terjadi antara mahasiswa Fakultas Hukum Dharma Agung dengan Mahasiswa Fakultas Teknik Dharma Agung berhasil di problem solving Polsek Medan Baru.

Informasi ditetima dari kepolisian, pertikaian berawal disaat mahasiswa sedang melakukan kegiatan rapat internal kepanitiaan. Pada saat rapat ada salah satu senior mahasiswa hukum bersalah paham dengan ucapan terhadap junior mahasiswa teknik, kemudian senior dari mahasiswa hukum mengejar juniornya yang saat itu lari keluar kampus dan menuju ke fakultas teknik yang sedang berkumpul.

Lalu, beberapa mahasiswa Fakultas Hukum hendak keluar Kampus dengan berjalan kaki dan melintas dari depan kumpulan mahasiswa Fakuktas Teknik. Kemudian dari salah satu Mahasiswa mendengar kata “ngapain ini anak hukum rame rame jalan”.

Mendengar perkataan itu, terjadi kesalah pahaman dan terjadi cekcok mulut, lalu oleh pihak kampus dapat melerai dan memisahkan kedua kelompok mahasiswa yang bertikai yang turut ditenangkan oleh saudara Bonar Alumni Fakultas Hukum memediasi dua kubu massa mahasiswa yang bersalah paham yang dalat di selesai kan tanpa harus di proses kepihak hukum.

Lalu, secara tiba-tiba, massa yang tidak diketahui oleh kampus Darma Agung datang dan ingin berbuat onar dan ingin melakukan serangan terhadap mahasiswa Fakultas Hukum dengan kejar-kejaran saja tanpa ada korban.

Personel Polsek Medan Baru yang tiba di kampus Darma Agung terdiri dari Unit Patroli, Binmas, Resjrim dan Intelkam dipimpin Waka Polsek Medan Baru AKP Parulian Lubis SH, dapat mengkondusifkan kericuhan kedua Fakultas Kampus Darma Agung dan dapat di sterilkan dengan memisahkan kedua kelompok dan selanjutnya masing-masing membubarkan diri.

Pers Polsek Medan baru dihadiri Ibu Wakapolsek Medan Baru, Kanit Reskrim dan Panit 2 Intelkam Beserta pihak Rektorat Universitas Darma Agung diantaranya, Dr Jaminuddin Marbun SH MHum (Rektor Universitas Darma Agung), Drs Jonner Lumban Gaol Msi WR-II, Muhammad Ansori Lubis SH MM MHum, B Saragih (Dekan Fak.Tekhnik) melakukan mediasi di ruang Biro Rektor dengan mempertemukan kedua belah pihak diantaranya, Mahasiswa Fakultas Hukum Louis Tarigan (Ketua BEM), Ery Pratama Simanjuntak, Humiras Sihombing, Muhammad Yasin Hasian. Dari pihak Mahasiswa Fakultas Tekhnik, Gonjales Sinaga, Karni Halawa, Amon Nduru, Tambos Sianturi BEM Fakultas Tekhnik.

Hasilnya, giat mediasi selesai dan kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian degan menandatangani surat perdamaian bermaterai 6000 rupiah dan masing-masing menandatangani yang disaksikan oleh pihak Rektorat dan seluruh perwakilan Dosen dari Fakultas Hukum beserta Fakultas Tekhnik Universitas Darma Agung.

Pihak Rektorat Universitas Darma Agung mengucapkan terimakasih terhadap Polsek Medan Baru atas partisipasi Polsek Medan Baru yg meredam kericuhan/mencegah konflik antar fakultas tersebut serta yang turut melakukan mediasi kedua fakultas,  sehingga tercapainya kesepakatan damai.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing SIK kepada wartawan mengatakan, tindakan mediasi perselisihan antar kedua kubu mahasiswa sudah menjadi tufoksi kepolisian. Tujuanya untuk menciptakan medan kondusif. (red)

Facebook Comments

News Feed