Polres Batubara Lumpuhkan 5 TSK Sabu

Polres Batubara Lumpuhkan 5 TSK Sabu

Batubara (Pewarta. co) – Polres Batubara terpaksa melakukan tindakan terarah dan terukur terhadap lima tersangka narkoba.
Itu dilakukan lantaran para tersangka melakukan perlawanan.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang,SH didampingi Kasat Resnarkoba AKP Herry Tambunan,SH dan Kasubbag Humas Iptu Wakino menjelaskan, dalam kurun waktu 19 Juli sampai 8 Agustus 2018 ini ada 12 laporan polisi kasus narkoba yang berhasil disidik.

“Dari 12 kasus peredaran narkona ini kita menahan 22 orang, lima diantaranya bandar sabu yang juga residivis kasus yang sama. Terhadap mereka kita tindak tegas dengan melumpuhkannya dengan tembakan,” kata Simatupang.

Lima bandar narkoba yang ditembak itu adalah SN alias Puan residivis yang sebelumnya sudah dua kali ditangkap. Puan baru keluar dari LP Labuhanruku beberapa bulan yang lalu.

Kemudian JY alias Jon Raider residivis kasus yang sama juga kasus kriminal umum lainnya berupa ranmor, kemudian RI alias Udin, RD dan MRS.

Pengungkapan jaringan narkoba di Tanjungtiram dengan tersangka Puan dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Batubara pada 4 Agustus lalu sekitar pukul 20.30 di gang Solo, Desa Suka Maju, Tanjungtiram.

Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti berupa narkoba seberat 112,84 gram, narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus dalam beberapa paket plastik klip, berikut uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 15 juta.

Kepada Kapolres Puan mengakui ia membeli narkoba seberat 2 ons seharga Rp 140 juta dari daerah Tanjungbalai.
“Kita akan terus kejar jaringan lainnya sampai Batubara dapat kita basmi peredaran narkoba ini,” kata Simatupang.

Dijelaskannya juga, di Kab. Batubara Desa Simpanggambus, Kec. Limapuluh merupakan sarang peredaran narkoba. ” Baru baru ini kita menangkap pengedar disana dan mendapat hambatan dari warga setempat.

“Kita akan terus dibersihkan desa itu bekerjasama dengan tokoh masyarakat, kita akan buat pos disana dan akan terus melakukan operasi terus bersama masyarakat, tegas Kapolres. (red)

Facebook Comments

Related posts