oleh

Goes To Pesantren, OJK Edukasi Santri

Simalungun (pewarta.co) – Pesantren Modern Al Barokah di Jalan Gotong Royong Kelurahan Silinduk, Kecamatan Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Siantar, didatangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Kedatangan OJK di pondok pesantren itu, Kamis (1/11/2018) untuk memberikan sosialisasi dan literasi keuangan kepada para santri di lingkungan pesantren itu.

Acara bertajuk “OJK Goes To Pesantren” ini, berupaya mengedukasi kepada para santri agar paham akan industri jasa keuangan yang ada di negeri ini.

“Kami melakukan edukasi kepada santri tentang fungsi OJK, dan jenis-jenis lembaga keuangan yang diawasi OJK,” kata Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) 2 Perizinan Anton Purba.

Diungkapkannya juga, selain sosialisasi pengenalan lembaga keuangan tersebut, OJK juga menuturkan tentang perencanaan keuangan kepada para santri di pondok pesantren itu.

Di hadapan para santri, Anton juga menerangkan kapan berdirinya OJK serta tujuan dibentuknya OJK.

“OJK baru berdiri tahun 2011, jadi belum lama perjalanannya. OJK dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan,” jelasnya.

Dia menyebut yang diawasi OJK ada tiga kategori yakni pertama, perbankan. Kedua, industri keuangan non bank (IKNB) seperti asuransi, pembiayaan, pegadaian, dana pensiun dan sebagainya. Ketiga pasar modal dimana mengenai ini jarang terdengar dimana fungsinya berupa produk jual beli saham.

Tugas OJK mengatur, mengawasi dan memberikan edukasi dan perlindungan nasabah. “Jadi sekarang ini kami edukasi kepada para santri sebagai bagian dari perlindungan konsumen,” kata Anton.

Sementara perwakilan Ponpes Al Barokah, Syafii mengucapkan terima kasih kepada OJK yang telah menggelar sosialiasi dan workshop untuk mengenalkan lembaga keuangan itu kepada para santri.

Sosialisasi itu juga dirangkai dengan workshop penulisan berita san opini keuangan kepada para santri Ponpes Al Barokah.
Pada kesempatan itu, sejumlah wartawan ekonomi bisnis dari Medan yang hadir pada acara itu didaulat untuk mengajari santri teknik wawancara dan menulis berita.
OJK berharap para santri aktif mengikuti materi workshop yang disampaikan narasumber. (gusti/red)

Facebook Comments

News Feed